Langsung ke konten utama

Manfaat Yoga untuk Penderita Diabetes, Jangan Sampai Dilewatkan!!

Yoga adalah metode olahraga yang bisa menyelaraskan antara tubuh, pikiran, dan emosi. Tidak hanya itu, aktivitas fisik ini ternyata juga memiliki manfaat untuk penderita diabetes (diabetes). Apa saja efek positifnya bagi seseorang yang memiliki penyakit kronis ini? Simak penjelasan lengkapnya dalam ulasan berikut.

Sumber : upashanayoga.com

Beragam Manfaat Yoga untuk Diabetes Penelitian menunjukkan bahwa yoga dapat secara signifikan memengaruhi berbagai faktor dalam pengelolaan diabetes tipe 2, termasuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Berikut ini berbagai manfaat yoga untuk penderita diabetes, di antaranya: 

1. Mengontrol Kadar Darah Lebih Baik 

Meskipun penderita diabetes melitus bisa hidup normal, beberapa komplikasinya dapat mengurangi harapan hidup dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Seperti aktivitas fisik lainnya, melakukan yoga dapat meningkatkan penyerapan gula darah. Sebuah penelitian mengungkapkan, gerakan yoga apa pun dapat membantu menurunkan kadar gula darah pasien diabetes tipe 2. 

2. Menurunkan Tekanan Darah 

Diabetes dan tekanan darah tinggi adalah dua kondisi yang umumnya saling terkait. Menurut penelitian, seseorang yang melakukan dan latihan relaksasi minimal tiga hari dalam seminggu memiliki tekanan darah lebih rendah daripada mereka yang tidak. 

Gerakan-gerakan yoga dipercaya memperbaiki dan meningkatkan sirkulasi aliran darah dalam tubuh. Pada akhirnya, hal tersebut dapat membantu dalam pengelolaan diabetes. 

Perlu diketahui, tekanan darah tinggi yang tidak ditangani dapat merusak ginjal, sistem peredaran darah, hingga retina.

3. Mengurangi Tingkat Stres 

Stres dapat menyebabkan tubuh memasuki mode fight or flight, kondisi ini membuat darah akan lebih banyak dialihkan ke otot dan anggota tubuh. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang berbahaya bagi penderita diabetes. 

Yoga adalah salah satu bentuk meditasi berbasis gerakan yang terbukti membantu seseorang untuk rileks. 

4. Mengatasi Gangguan Pencernaan 

Seiring waktu, diabetes dapat memengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk saraf bagus di perut. Beberapa penderita diabetes bisa mengalami gastroparesis atau pencernaan yang melambat. 

Gerakan yoga seperti pose perahu, membungkuk, kobra, dan memutar akan membantu melonggarkan saluran pencernaan, merangsang sistem pencernaan, dan meredakan sembelit

5. Meregenerasi Sel Pankreas 

Fokus pada pernapasan saat melakukan yoga bisa menyeimbangkan interaksi antara pankreas dan kelenjar pituitari. Dengan menguasai pranayama, yaitu teknik pernapasan atau pengaturan pernapasan yang benar, seseorang dapat memperoleh berbagai efek terapeutik. 

Berbagai pose yoga dapat meningkatkan sekresi insulin, meningkatkan suplai darah ke otot, dan memberikan relaksasi otot yang kuat. 

6. Menurunkan Berat Badan 

Pasien diabetes sering kali dianjurkan oleh dokter untuk menurunkan berat badan, obesitas bisa membuat diabetes lebih berbahaya dan sulit untuk dipertahankan. 

Meski banyak yang menganggap bahwa yoga sebagai bentuk latihan pernapasan lambat, sebenarnya yoga bisa menjadi gerakan yang intens tergantung pada jenis yang ingin Anda latih.

7. Menyehatkan Persendian 

Charcot arthropathy atau kaki Charcot adalah kondisi di mana persendian penderita diabetes mengalami gangguan seperti nyeri di lutut, pergelangan kaki, atau lengan. 

Yoga bisa memperkuat otot di sekitar persendian, membantu menjaganya tetap terlindungi, dan menguatkan. Pose jembatan, pose segitiga, dan pose setengah bulan bisa bermanfaat untuk penderita nyeri lutut akibat diabetes. 

8. Menjaga Kesehatan Jantung 

Pembuluh darah dan saraf dapat mengalami kerusakan akibat kadar gula darah tinggi, kondisi yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Dalam hal mengontrol diabetes, tidak mengherankan jika menjaga kesehatan jantung sangat penting. 

Latihan yoga secara teratur akan meningkatkan aliran darah dalam tubuh, sehingga menurunkan risiko masalah kardiovaskular di kemudian hari. 

9. Mengurangi Risiko Neuropati Diabetik 

Neuropati diabetik adalah gangguan saraf yang terjadi akibat penyakit diabetes. Gejalanya dimulai dengan kesemutan di tangan dan kaki serta mengakibatkan perubahan fungsi organ dalam. 

Melakukan yoga 20-30 menit setiap hari dapat membantu meningkatkan metabolisme, kadar hormon, dan kadar glukosa yang secara keseluruhan meningkatkan kesehatan saraf. 

Nah, itulah berbagai manfaat yoga untuk penderita diabetes yang sayang untuk dilewatkan. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat.

Komentar

Artikel Populer

Pelatih Verstappen Tinggalkan Red Bull, Penggantinya dari Ferrari

  Pelatih pribadi  Max Verstappen  saat ini akan keluar dari Red Bull pada akhir musim  F1  2023, namun penggantinya sudah ditemukan. Pelatih performa juara dunia tiga kali lipat Bradley Scanes meninggalkan Red Bull setelah Verstappen mencatatkan musim paling dominan dalam sejarah F1, lapor  De Telegraaf  . Scanes telah bekerja bersama Verstappen sejak awal tahun 2020 dan memainkan peran penting dalam kesuksesan pembalap asal Belanda itu selama empat musim terakhir. Namun dengan musim terlama F1 - yang menampilkan 24 balapan - yang akan datang pada tahun 2024, Scanes memberi tahu Red Bull bahwa dia ingin menghabiskan lebih banyak waktu di rumah bersama keluarganya. Menurut jurnalis F1 ternama  Chris Medland  , pelatih performa Carlos Sainz, Rupert Manwaring, telah direkrut oleh Red Bull untuk mengisi kekosongan bersama Verstappen, sehingga Sainz membutuhkan penggantinya. Yuki Tsunoda juga membutuhkan pelatih performa baru, dengan Michael...

Cara Style Kombinasi Elegan dengan Striped Shirt untuk Tampil Stylish di Tempat Kerja

Fashion Mix & Match Striped Shirt      Kemeja berpolo-garis memang memiliki daya tarik yang membuat penampilan terlihat effortlessly chic. Dengan model yang oversized, striped shirt menjadi pilihan yang tepat untuk gaya formal di kantor. Kombinasi pakaian pun tidak sulit, dapat dipakai sebagai atasan polos atau dipadukan dengan outer seperti blazer.      Fashion item ini memang seolah menjadi keharusan untuk dimiliki setidaknya satu di lemari. Ayo, ikuti inspirasi gaya kerja dengan striped shirt yang saya pilih. Teruslah bergulir! 1. Ciptakan gaya bisnis inti dengan mencampurkan striped shirt, dasi cokelat, dan blazer. Pilihan sepatu loafers bisa menjadi opsi modis. 2. Striped shirt yang oversized dapat dipadukan dengan jeans yang simpel. Jika ingin tampil lebih mencolok, tambahkan aksesori waist corset atau ikat pinggang. 3. Selain jeans, striped shirt juga cocok dikenakan dengan rok maxi. Tampilkan gaya sederhana dengan tambahan aksesori tas tang...

Segar dan Enak, Inilah Manfaat Selada untuk Kulit dan rambut yang Lebih Sehat

Apakah kamu gemar makan sayur-mayur? Faktanya, masih banyak orang dewasa yang ternyata tidak suka atau tidak rutin makan sayuran, lho. Padahal, ada segudang manfaat makan sayur. Bukan saja untuk kesehatan pencernaan, melainkan juga untuk   kulit   yang lebih cantik. Salah satunya adalah manfaat selada untuk kulit. Sumber : makanansehat Selada di Indonesia cukup umum dikonsumsi. Ada dua jenisnya, yaitu selada air dan selada lettuce atau Romaine lettuce. Kali ini yang akan kita bahas adalah selada lettuce ya. Sayuran yang satu ini seringkali ditemui di dalam berbagai makanan, seperti sandwich, burger, atau pun ditumis. Selain rasanya yang enak dan segar, ternyata fungsi selada untuk kulit dan rambut sangatlah menakjubkan. Apa sajakah itu? Manfaat Selada Untuk Kulit Dengan meningkatnya tingkat polusi, paparan bahan kimia berbahaya, stres dan pola makan yang tidak tepat, masalah kulit sudah menjadi pemandangan umum akhir-akhir ini. Faktanya, memiliki kulit mulus tampak seperti mim...